Sebutan

Entah sejak kapan ada sebutan untuk sesuatu.
Kata-kata telah mereduksi realitas.
Realitas menjauh dan hanya diwakili huruf-huruf.

Dengan menyebut sesuatu saya terpisah dengan ‘sesuatu’ itu.

Maka

Penulis tidak (lagi) menyebut.

Untuk apa yang dilihat
Untuk apa yang didengar
Untuk apa yang dirasakan
Untuk semua aksi
Untuk semua reaksi
Untuk semua gerakan batin
Untuk …..

Bisakah ?

This entry was posted in Saya Lihat-Dengar-Rasakan. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s